Tidak Berubah dan Masih Tentang Rasa yang Sama

 
Terkadang cinta itu sebaik-baiknya pasangan yang saling membutuhkan. Bukan saling mengabaikan. Berbicara tentang cinta maka banyak faktor yang perlu dibahas. Terlalu rumit dan panjang. Apalagi jika dituliskan dengan kata-kata.

Cinta terkadang datang secara tiba-tiba. Namun pergipun sama, (kadang) secara mendadak. Adakalanya kita harus selalu mensyukuri apa yang telah kita miliki. Betul jika manusia tidak pernah puas dengan apa yang dimiliki. Namun jika tidak bersyukur, maka Tuhan satu pun tidak akan pernah mau satu.

Berpegang teguh pada arti kesetiaan memang terus dilanda banyak rintangan. Tapi ketahuilah, dengan banyaknya cobaan dan rintangan, maka semakin kuat cinta yang dimiliki. Kadang katanya harus ada marah-marah dalam percintaan. Tapi sebaliknya, jika tidak ada masalah, kenapa harus ada amarah.

Jangan egois berbicara tentang cinta. Perlakukan apa yang kau miliki seakan-akan ia tak akan pernah kembali jika kau meninggalkannya. Jangan spelekan arti kesetiaan, mana bisa seseorang bisa setia jika bukan pasangannya yang mengajarkan arti kata kesetiaan.

Dalam hal sama, perasaan juga seharusnya tidak berubah dan masih tentang rasa yang sama. Tentang rasa yang dibuat lembut mengalun kedalam hati yang kasmaran. Dan ujung dari pengorbanan cinta itu adalah membengun keluarga. Semoga kelak kita semua dapat merasakan manisnya cinta dalam sebuah tudung agama yang diawali ikrar suci.



Nirfan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mangsa (End)

Langkah Tanpamu

Selamanya Bersamamu