Aku Luluh dengan Senyumanmu
Saat itu, aku tahu ini hanya perkenalan biasa. Bukan, bukan, ini bukan perkenalan. Tapi lebih pada keinginan untuk mampu lebih dekat.
Dia yang saat itu baru saja mengakhiri kisah asmaranya, perlahan aku masuk. Mengenal lebih dekat namun tidak bisa mendekat. Setahuku, dia masih perlu waktu dengan semua hal baru. Juga tentunya dengan apa itu sebuah perhatian.
Lagi dan lagi hanya bisa memperhatikannya dari jauh. Dari sebuah percakapan teks singkat. Dari sebuah curhatan masa lalu yang diulang. Dan dari sebuah perkenalan unik yang sudah bertahun-tahun tidak bertemu. Aku sebut dia Bidadari. Ya, tentu saja dengan parasnya, aku yakin dia bidadari yang spesial. Namun, dengan dibalut keanggunan Rohaniah , maka harus aku sadari, memujinya salah, karena yang patut kita puji ialah Kholiknya yang mampu ciptakan dia seindah bidadari.
Aku mampu mendekatinya. Tidak mudah memang namun perlahan kita harus tetap optimis bahwa apa yang kita inginkan, semoga itu pula apa yang kita butuhkan. Dan aku butuh semangatnya, perhatiannya dan senyumannya untuk hadirkan pelangi indah disetiap hariku. Itu saja? Tidak. Ternyata ia bahkan lebih dari sekedar bidadari. Ia ingatkan apa itu kebaikan tentang akhirat. Karena kita semua tahu, akhirat jauh lebih penting dari dunia ini dan tujuan kita ialah disana. Seketika aku benar-benar mencintainya. Bukan lagi tentang parasnya, tapi tentang masa depan dan kebaikannya.
Kini, aku hanya bisa berdoa dalam malam, serta pagi. Doaku hanya satu, jaga dia, biarkan senyumnya terus hadir. Jika memang Engkau perkenankan aku dengannya, maka tiada hentinya aku bersyukur. Jika memang bukan untukku, berikan ia pertemuan terindah dengan Ikhwannya kelak. Jatuh cintaku disini ialah pada tatapannya dimana dua buah bola mata indahnya benar-benar mempesona dan juga senyumannya yang memancarkan pelangi disetiap tawanya serta kebaikannya akan hal mengingatkan sebuah kewajiban manusia pada Tuhannya.
Terima kasih ya Rabb, Engkau berikan banyak waktuku untuk dia yang saat ini aku list-kan agar dia dapat berdiri tegak dibelakangku sebagai makmum hidupku.
#sebuahrangkaian

pret
BalasHapus