Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2016

7 Tips Menahan Haus dan Lapar dibulan Ramadhan

Gambar
Puasa adalah menahan haus dan lapar dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari. Begitu kira-kira arti bahasa Puasa. Puasa tergolong ada 2 jenis. Puasa Sunnah dan Wajib. Nah, kalo puasa Sunnah adalah puasa yang bila dikerjakan mendapat pahala dan tidak dikerjakan tidak berdosa, lain halnya dengan puasa Wajib. Apa itu puasa WAjib? yaitu puasa dimana bagi umat Muslim harus mampu menahan segala nafsunya yang berkaitan dengan dahaga, lapar dan syahwatnya disiang hari. Nah, bagi kalian yang sulit menahan godaan Es Teh Manis Panas (Ya kali ada bang), maka ini dia 7 tips menahan haus dan lapar selama bulan Puasa. Simak dibawah ini : Minumlah minuman yang mengandung mineral yang baik. Misal air bening, atau disebut dalam bahasa latin, air putih . Air ini sangat dianjurkan karena air putih bisa diserap oleh tubuh dengan baik dan menggantikan ion tubuh yang hilang. Ya sama halnya menggantikan kamu yang telah hilang karena harus balikan dengan mantannya dan aku ditinggalkan..... zz...

Satu Minggu Bersamamu (Ramadhan)

Gambar
Ramadhan, sudah satu minggu Engkau bersamaku dan juga bersama miliaran orang yang percaya akan kehadiranmu. Mulai dari berbagai Iklan yang berlabel namamu, sampai pada suasana siang hari yang selalu tercium aroma harumu, Ramadhan. Selama satu minggu ini, ku habiskan seperti biasa. Bangun dengan menyantap Sahur sebagai mana biasanya. Pergi kerja di pagi hari dan sibuk dengan berbagai pelanggan nan menjenuhkan. Namun kau tahu Ramadhan, semua begitu nikmat ku lalui. Semua terasa bermakna dan rasanya tidak sia-sia dan tidak pernah ada kata melelahkan. Ramadhan, ada satu kisah dimana ini tentang Hati. Ya, aku tahu semua yang berkenaan dengan hati, sudah ada yang mengatur. Namun Ramadhan, usia sudah tidak bisa dikatakan dini lagi untuk membicarakan hal ini. Jika ku ceritakan disini, amat komplex Ramadhan. Engkau tentu sudah tahu tentang hal ini. Dan semua tersimpan dalam kisah Ramadhan kali ini. Ramadhan, aku berharap ibadah dalam satu minggu di namamu ini diterima oleh sang Penguas...

Ku TemuiMu (Lagi) Ramadhan

Ramadhan, rasanya baru kemarin ku menuliskan  salam perpisahan untukmu. Saat itu, 16 Juli aku posting tulisan tentang kesucian yang ada pada namaMu. Esok sudah kembali datang Kau memberikan warna yang semestinya sudah ada. Ramadhan, Aku temuiMu kembali. Ramadhan, sudah 1 tahun tidak bertemu. Banyak kisah yang ingin ku sampaikan. Sama halnya seperti kisah tahun lalu, dimana tentang masa depan memang tak mampu ditengarai. Ramadhan, kau kini hadir disaat yang tepat. Dimana tahun ini dengan intens ku lalui hari-hariMu di kota nan padat ini, Jakarta. Semoga Ramadhan, aku dapat lalui ini dengan hati yang tetap terjaga. Ramadhan, tahukah kamu arti dari kesetiaan? Aku belajar banyak dariMu. Kau hadir dan pergi lalu rela terlupakan, namun kau tetap hadir kembali disini tanpa lelah dan semua senang dengan kedatanganmu. Ramadhan, jika saja setiap hari-hariku setiap tahunnya sama seperti saat Ramadhan, maka Tuhan yang kita punya sepertinya akan senang. Sulit rasanya tetap konsisten. ...